Mari Satukan Cinta UntuK Balita Indonesia

P&G dan Hypermart serahkan bantuan penunjang Program Balita Cerdas Indonesia Bookmark and Share

Sukabumi, 3 Maret 2010 – Pada hari ini P&G Indonesia bersama dengan Hypermart menyerahkan bantuan tambahan fasilitas untuk penunjang program PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Bantuan ini berasal dari pelanggan Hypermart yang berpartisipasi dalam program P&G "SATUKAN CINTA UNTUK BALITA INDONESIA" yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan September-Oktober 2009 yang lalu.

Untuk mengingatkan kembali, P&G Indonesia bekerjasama dengan tujuh partner pengecer Utama di Indonesia meluncurkan program bertema "Satukan Cinta Untuk Balita Indonesia" dengan target pengumpulan dana sebesar Rp 1,9 milyar yang akan digunakan untuk mencerdaskan paling tidak 1000 Balita Indonesia. Selama periode September-Oktober 2009, pelanggan di 7 toko pengecer partner program tersebut yang membeli produk P&G senilai Rp 10.000,- secara otomatis akan menyumbangkan Rp 500,-. Hypermart termasuk salah satu dari mitra kerja P&G yang sukses dalam membantu kampanye program tersebut. Hal ini terbukti dengan berhasil terkumpulnya sekitar Rp 650 juta hanya dari pelanggan Hypermart.

"Kami bangga bisa bekerjasama dengan P&G dalam kampanye pengumpulan dana untuk membantu pendidikan anak usia dini bagi Balita Indonesia. Hypermart sebagai salah satu perusahaan pengecer terbesar di Indonesia, secara konsisten selalu melakukan dan menunjang berbagai program yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia yang memerlukan" ujar Meshvara Kanjaya, Direktur Marketing & Merchandising Matahari Food Business.

P&G sekali lagi menegaskan komitmennya untuk membantu pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia dengan menambah jumlah Balita Indonesia yang akan dapat menikmati program BALITA CERDAS P&G Indonesia. Dengan dukungan penuh mitra kerjanya, P&G memperluas jangkauan program PAUD melalui pemberdayaan Taman Posyandu bukan hanya secara kuantitas namun juga kualitasnya. Salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas adalah penambahan fasilitas pendidikan seperti yang diserahkan oleh Hypermart dan P&G hari ini; program pendidikan multimedia interaktif untuk anak-anak Balita.

"Program Hemat membawa Berkah yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan yang lalu, semakin meningkatkan komitmen kami untuk menyatukan hati dan bersama-sama membantu anak-anak Balita Indonesia untuk memperoleh hak dasar mereka, yaitu akses Pendidikan Anak Usia Dini" demikian ungkap Bambang Sumaryanto, External Relations Director PT P&G Indonesia.

Berdasarkan data Depdiknas, hingga akhir 2008, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baru sekitar 50,03 persen dari 29,8 juta anak. Artinya separuh dari jumlah anak usia dini yang ada di negeri ini belum memperoleh layanan pendidikan. Target tahun 2009 adalah meningkatkan APK-PAUD dari 50% menjadi 54% dengan prioritas anak usia 2-4 tahun dapat terlayani PAUD nonformal.

Data tersebut menunjukkan lebih dari 20 juta BALITA Indonesia tidak memiliki kesempatan mengenyam PAUD. Padahal Pendidikan pra-sekolah adalah pondasi penting yang harus dienyam balita Indonesia untuk memastikan kesiapan balita dalam memasuki sekolah dasar dan tingkat lanjutannya. Hal ini diperkuat oleh data Unicef yang menunjukkan, bahwa hampir 70% anak yang putus sekolah dari Sekolah Dasar (SD) karena mereka tidak siap untuk berinteraksi dan mengikuti pendidikan SD.

Terpanggil dengan tingginya jumlah anak yang belum mendapat layanan pendidikan di Indonesia, P&G Indonesia bekerjasama dengan UNICEF (United Nations Children's Fund) mengadakan program sosial bernama Balita Cerdas yang dikhususkan untuk membantu balita di Indonesia memperoleh pendidikan pra-sekolah yang layak.

Saat ini Program Percontohan khusus untuk kegiatan pengembangan PAUD yang dikelola oleh masyarakat dengan dukungan penuh P&G dan Unicef dipusatkan di 10 Desa di Sukabumi, Jawa Barat. Program yang telah berlangsung lebih dari 2 tahun ini, telah mampu membantu hampir 1000 Balita di wilayah tersebut. 10 PAUD di Taman Posyandu ini telah memiliki kader dan tenaga pengajar sukarela yang telah lulus kualifikasi melalui program pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemda Sukabumi dan Unicef, termasuk pelatihan Ahli PAUD. Lebih dari 100 Kader PAUD dan 1180 orangtua telah mengikuti pelatihan dengan dukungan penuh dari P&G dan Unicef.

Pendidikan adalah dasar utama yang penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Inilah modal yang dibutuhkan anak bangsa untuk bisa bertahan di tangah persaingan global dan maju untuk memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara. Oleh karena itulah P&G sebagai salah satu perusahaan produk konsumen terbesar di dunia, memilih untuk memusatkan perhatian kegiatan layanan masyarakatnya kepada anak-anak dengan usia di bawah 13 tahun dibawah tema P&G Global LLT – Live, Learn and Thrive (Hidup, Belajar dan Berkembang) dan program P&G BALITA CERDAS yang merupakan bagian dari Program LLT tersebut.

Keberhasilan kerja sama P&G dengan Hypermart sebenarnya tidak saja diukur dari besarnya jumlah dana yang terkumpul, namun yang lebih penting lagi adalah meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat akan pentingnya PAUD bagi Balita Indonesia demi masa depan bangsa. Sepuluh paket bantuan komputer yang berisi berbagai program pendidikan interaktif bagi anak-anak PAUD diharapkan dapat membantu proses pendidikan di Taman Posyandu akan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

-selesai-

Tentang Procter & Gamble
Empat milyar kali setiap harinya, produk-produk P&G menyentuh hidup dari banyak orang di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki portfolio yang merupakan salah satu yang terkuat di dunia dalam hal kepercayaan, kualitas, dan merek-merek yang terkemuka, termasuk diantaranya Pampers®, Tide®, Ariel®, Always®, Whisper®, Pantene®, Mach3®, Bounty®, Dawn®, Pringles®, Folgers®, Charmin®, Downy®, Lenor®, Iams®, Crest®, Oral-B®, Actonel®, Duracell®, Olay®, Head & Shoulders®, Wella®, Gillette®, and Braun®. Komunitas P&G termasuk lebih dari 135.000 yang bekerja di lebih dari 180 negara di seluruh dunia. Kunjungi http://www.pg.com untuk berita-berita terkini dan informasi lebih jauh tentang P&G dan produk-produknya.

Tentang Hypermart
Hypermart merupakan salah satu cabang usaha dari Matahari Food Business ( MFB ) yang juga mengelola Boston Health & Beauty Center dan Foodmart. Matahari Food Business (MFB) merupakan salah satu unit usaha PT. Matahari Putra Prima, Tbk ( Matahari ) perusahaan ritel multi format lokal terkemuka di Indonesia. Matahari telah menjadi rumah bagi lebih dari 6.000 supplier lokal dan mancanegara.

Eksistensi Matahari selaku perusahaan ritel terkemuka di Indonesia telah diakui melalui berbagi penghargaan nasional & internasional yang diterima. Tahun 2009 Matahari dinobatkan sebagai Best of The Best Ritel se Asia Pasific, penghargaan ini diraih tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2007, serta berbagai penghargaan lainnya.

Total Jaringan gerai Matahari tersebar di lebih dari 50 kota di Indonesia mencakup; 88 gerai Matahari Department Stores, 47 gerai Hypermart, 26 gerai Foodmart, 50 gerai Boston Health & Beauty Center, dan 90 tempat hiburan keluarga Timezone, menjual lebih dari 100.000 item kepada pelanggan setia sebanyak lebih dari 5,5 juta konsumen di seluruh Indonesia

Untuk Keterangan lebih lanjut, hubungi:

Junita Kartikasari
PR Manager PT. Procter and Gamble Home Products Indonesia
Tel : 021 - 579 81380
Fax : 021 - 576 2609
Email :

Aviani Primasari
Proximity Indonesia
Tel : 021- 8379-4878
Fax : 021-8317786
Email :

Baca lebih lanjut...

Pesantren Ramadhan Untuk Anak Usia Dini By : Dinda Bookmark and Share

Selama bulan ramadhan ini ternyata banyak mesjid yang membuka pesantren kilat ramadhan untuk anak balita. Sebuah kegiatan yang pastinya sangat bermanfaat bagi anak-anak selama mengisi bulan ramadhan ini.Diajarin apa aja sih mereka?

Wah ternyata seru loh. Di sana anak-anak usia dini itu dikenalkan kepada istilah-istilah yang berhubungan dengan puasa. Seperti membaca doa atau niat waktu sahur dan membaca doa waktu berbuka. Mereka juga diajarkan sholat tarawih, witir, mendengarkan kotbah. Terus mereka juga diajarkan sholat Idul Fitri juga membayar zakat fitrah. Bahkan untuk membayar zakat mereka bisa berpartisipasi langsung.Untuk anak yang usia lebih kecil gak harus puasa penuh. Siang hari mereka boleh berbuka dan setelah berbuka mereka boleh melanjutkan puasa lagi sampai maghrib.Pembelajaran sejak dini tentang puasa diharapkan bisa memberikan manfaat bagi perkembangan akhlak mereka dikemudian hari. Paling tidak, anak-anak selalu senang menanti datangnya bulan puasa.

Baca lebih lanjut...

Belajar sambil bermain… by:jigmegovinda Bookmark and Share

Ingatkah kita bagaimana perasaan kita waktu kecil ketika bermain? Betapa bergairahnya waktu kita menemukan sesuatu. Bersemangat untuk belajar mengenali bentuk, warna, suara sambil bermain. Begitulah bermain bagi anak dapat membuka pintu pembelajaran. Dan pembelajaran lewat permainan itu tidak perlu rumit. Bisa saja dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita.

Untuk itu luangkan waktu sejenak misalnya setiap akhir minggu dengan bermain bersama anak. Ajarkan anak-anak untuk menyentuh beragam obyek di sekitarnya; misalnya merasakan teksturnya; air, plester semen, kayu, plastik, kaca, kertas, kain, kulit, rambut. Atau mendengarkan suara; tawa, percakapan, musik, lalu lintas, pesawat di angkasa, dan kicauan burung. Dan jangan lupa ajarkan juga bebauan. Seperti menghirup aroma masakan berbumbu, mengendus setangkai bunga, menghirup aroma rumput yang baru dipotong, tanah yang habis disiram hujan. Dari situ anak secara langsung akan belajar tentang alam bahkan spiritual yang mendasar dan sederhana. Anak akan sangat senang dengan setiap penemuan dan dari situ ia akan bisa menyerap pengetahuan secara langsung.Waktu bermain adalah satu area yang paling memberikan rasa senang, relaksasi, hiburan dan merupakan sosialisasi pendidikan untuk semua orang. Selama bermain, kita juga bisa membantu si kecil membayangkan dunia baru secara keseluruhan. Sepanjang hidupnya, segala aktivitas seperti itu akan merangsang kreativitasnya, selera humornya, rasa keseimbangan dan proporsinya, rasa ingin tahunya, logikanya, perkembangan sosialnya dan masih banyak lagi. Yuk.. sediakan waktu tiap akhir minggu untuk bermain dengan anak-anak kita????

Baca lebih lanjut...

Hemat Membawa Rahmat di Bulan Penuh Berkah Bookmark and Share

Berhemat bukan berarti menutupi kesempatan berbagi pada sesama yang membutuhkan, terutama mereka para balita yang kesulitan mendapatkan pendidikan usia dini (PAUD). Cara paling mudah untuk membantu mereka adalah dengan cara berbelanja.

Jangan kaget dengan ide belanja demi berbagi. Berbelanja mungkin identik dengan buang-buang uang bahkan perilaku hedonis. Namun, tidak demikian bila turut berpartisipasi dalam Saving Bring Blessings (Hemat Membawa Rahmat). Dalam program yang berlangsung selama Ramadhan, setiap pembelian produk P&G berharga spesial akan didonasikan untuk kegiatan Balita Cerdas.

Balita Cerdas adalah salah satu bentuk kepedulian P&G terhadap balita di Indonesia yang masih sulit mengakses PAUD (0-6 th). Hal ini sangat disayangkan, mengingat masa keemasan (golden age) adalah masa paling penting dalam tumbuh kembang seorang anak. Pada periode ini, seorang anak akan menyerap banyak pengetahuan baru sebagai bekal untuk pendidikan jenjang yang berikutnya. Sangat disayangkan bila latar belakang ekonomi dan kurangnya fasilitas membuat balita Indonesia kehilangan kesempatan untuk memperoleh stimulasi yang baik bagi proses tumbuh kembang mereka.

2 tahun sudah program ini berjalan di Sukabumi dengan dukungan penuh dari berbagai pihak mulai dari pemerintah setempat, tokoh masyarakat setempat, serta bintang iklan produk P&G, dan tokoh yang peduli pada anak, seperti: Soraya Haque, Purwatjaraka (composer), Shahnaz Haque, Ira Wibowo, Nirina Zubir, Annisa Pohan, dan Susan bachtiar.

Di bulan penuh berkah ini marilah kita bersama-sama menyelamatkan masa depan pendidikan balita dengan cara paling mudah yang rutin kita lakukan setiap bulannya, yaitu dengan berbelanja. Saving Bring Blessings (Hemat Membawa Rahmat), sembari membawa sekeranjang belanjaan, ternyata kita bisa membawa rahmat bagi balita Indonesia, bagi pendidikannya, bagi masa depannya, bagi kemajuan bangsa Indonesia.

P&G dan Balita Cerdas mengucapkan selamat berpuasa

Baca lebih lanjut...

Jadilah Pahlawan Bagi Mereka Bookmark and Share

"Merdeka!" Pekik kemenangan dikumandangkan ke penjuru negeri saat Bung Karno selesai membacakan Proklamasi Kemenangan Indonesia. 64 tahun berlalu sejak para pahlawan berjuang demi masa depan rakyat Indonesia. Namun saat ini, di sana-sini masih ada rakyat Indonesia yang masa depannya tertutup kabut tebal.

Ana kecil, Andi kecil, dan ribuan bahkan ratusan ribu Ana dan Andi kecil lainnya di seluruh penjuru bumi nusantara ini masih belum seberuntung anak-anak lainnya yang mampu mengenyam pendidikan usia dini (0-6 th). Latar belakang ekonomi maupun ketiadaan fasilitas menjadi halangan bagi mereka untuk memanfaatkan masa keemasan (golden age) yang penting bagi pertumbuhan mereka ke depannya. Pada masa itulah, seorang anak mampu menyerap pengetahuan lebih banyak daripada orang dewasa.

Karena pentingnya peran pendidikan usia dini (PAUD), program ini harus terus disosialisasikan dari sabang sampai merauke, dari kota sampai pelosok desa. Salah satu sosialisasi yang terbilang sukses adalah program Balita Cerdas yang saat ini menjangkau beberapa desa di pedalaman Sukabumi atas dukungan P&G. Di Desa Benda, Kecamatan Cicurug - Sukabumi. Tanpa dipungut biaya, setiap paginya anak-anak balita berlatih menyanyi, menari, menggambar, dan mewarnai serta cara hidup sehat di Taman Posyandu.

Berpusat di 10 desa di Sukabumi, dalam kurun waktu 2 tahun, lebih dari 1000 balita telah menjadi murid di 10 PAUD. Program ini berlangsung dengan baik karena kerjasama yang solid mulai dari pemerintah setempat, tokoh masyarakat setempat, serta bintang iklan produk P&G, dan tokoh yang peduli pada anak, seperti: Soraya Haque, Purwatjaraka (composer), Shahnaz Haque, Ira Wibowo, Nirina Zubir, Annisa Pohan, Susan bachtiar.

Ana dan Andi kecil lainnya membutuhkan pahlawan. Bukan pahlawan yang mengusung senjata api, tapi pahlawan dengan hati untuk membantu menyapu kabut tebal dan memberikan sinar harapan bagi masa depan mereka. Kita semua bisa menjadi pahlawan dengan turut menyukseskan program PAUD bagi mereka, masa depan bangsa Indonesia.

Merdeka!
Mari satukan cinta untuk Balita Indonesia.

Baca lebih lanjut...

Balita Cerdas di Desa Benda, Sukabumi Bookmark and Share

Baca lebih lanjut...

1.000 Balita Bisa Tersenyum Kembali... Bookmark and Share

Tawa anak-anak selalu membawa keriangan sampai ke dalam hati. Matanya bening. Binarnya indah menyapu letih. Tak ada yang lebih membahagiakan daripada melihat anak kecil berceloteh riang dan tertawa bahagia.

Di mana pun anak-anak balita punya tingkah laku yang sama, selalu memberikan respons yang asertif, lucu , menantang, dan punya sifat ingin tahu. Anak balita juga suka menyanyi, energik, banyak mengoceh, suka mengamati, dan tidak pernah terduga.

Karena pada saat itu, anak-anak menampung semua yang berada di sekeliling mereka. Semua yang ada dalam lingkungan mereka ditangkap melalui panca indera. Pada saat itu mereka memiliki kemampuan penangkapan yang jauh lebih besar daripada orang dewasa.

Karena itu, di usia balita ini anak perlu mendapat arahan yang tepat. Stimulus yang tepat dan variatif agar potensi mereka bisa berkembang maksimal. Stimulus pada anak memang bisa dilakukan sendiri oleh orang tua maupun anggota keluarga lainnya. Namun banyak ahli psikologi perkembangan anak yang menilai stimulus dari orang tua dan keluarga tidaklah cukup untuk mengoptimalkan kecerdasan seorang anak. Lingkungan terutama lingkungan sebaya dengan anak justru amat dibutuhkan.

Di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) anak diberikan peluang agar mereka bisa mendapatkan stimulus lebih variatif. Di PAUD, anak tidak hanya belajar hal-hal yang persona seperti kemampuan mengekspresikan diri, ketrampilan motorik, tetapi juga belajar bersosialisasi dengan teman sebayanya dengan gurunya dan orang-orang yang terlibat dalam PAUD. Ini yang membuat anak akan mendapatkan stimulus yang lebih variatif dan beragam.

Sayangnya, belum semua orangtua menyadari pentingnya pendidikan untuk anak di usia dini. Hingga akhir 2008, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD baru sekitar 50,03 persen dari 29,8 juta anak*. Dengan demikian, hampir separuh dari jumlah anak usia dini yang ada di negeri ini belum memperoleh layanan pendidikan.

Padahal bila layanan PAUD lebih merata dan bermutu bisa direalisasikan, anak-anak itu akan tumbuh menjadi sumber daya yang amat berharga dalam membangun bangsa ini di masa depan.

P&G merasa terpanggil untuk membantu anak-anak balita Indonesia mendapatkan layanan PAUD yang layak dengan mengadakan program sosial Balita Cerdas.

Dan selama bulan ramadhan P&G akan mengadakan program sosial berskala nasional yaitu "Hemat membawa Rakhmat" Balita Cerdas. Program ini bertujuan mengumpulkan donasi melalui pembelian produk-produk P&G melalui harga special untuk membantu pendidikan anak-anak usia dini. Jadi selain kita bisa mendapatkan produk bermutu dengan harga special, kita juga langsung bisa beramal.

Sekarang maukah kita berbagi dengan mengulurkan tangan untuk membantu anak-anak balita mendapatakan PAUD , demi sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan?

Ayo dukung balita Indonesia!

* Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Formal dan Informal (PNFI), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas)

Baca lebih lanjut...